Anggur Yang kaya Antioksidan dan Antimikroba

Tanaman anggur diduga berasal dari sekitar Laut Hitam dan Laut Kaspi, kemudian menyebar ke Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa, selanjutnya ke Asia termasuk Indonesia. Secara umum buah ini merupakan tanaman yang merambat, ketinggian tempat yang baik adalah tidak lebih dari 300 meter di atas permukaan laut. Buah anggur termasuk dalam famili Vitaceae dan genus Vitis. Bentuk buah ini hampir bulat dengan kulit buahnya berwarna merah kehitaman, hijau, kuning keemasan, atau ungu dan dilapisi tepung, daging buahnya mempunyai rasa asam manis, dan kandungan airnya banyak. Jenis asam yang dominan adalah asam maleat dan asam sitrat. Penyebab rasa manis pada anggur adalah tingginya kadar glukosa dan fruktosa.

Banyak varietas buah anggur, semuanya bermanfaat baik yang berwarna merah (jenis Catawba) maupun hijau (jenis Niagara). Dilihat dari sisi kandungan gizi, anggur kaya akan vitamin dan mineral esensial. Setiap 100 gr anggur mengandung protein 0,7 g, lemak 0,3 g, karbohidrat 17 g lemak, 0,9 g serat dan 65 kalori. Kandungan vitaminnya C dan B6 cukup tingggi serta mineral kalium bermanfaat untuk saluran pencernaan dan saluran kencing karena bersifat diuretic. Jika Anda mengkonsumsi buah anggur, makan dengan kulit dan bijinya bukan tanpa alasan karena di dalam biji buah anggur ternyata mengandung zat antioksidan pycnogenol. Senyawa yang berfungsi sebagai penguat kolagen dan meningkatkan fungsi pembuluh darah. Senyawa ini juga bersifat anti aging sehingga proses penuaan dapat dihambat karena keampuhannya memperlambat mutasi sel.

Di Indonesia, tanaman ini telah dibudidayakan secara luas di Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, Palu, Malang, Pasuruan, Panarukan, Buleleng, dan Kupang. Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), 71 persen dari total produksi anggur dunia digunakan untuk pembuatan wine, 27 persen sebagai buah segar, dan 2 persen sebagai buah kering.

Secara umum buah anggur mempunyai manfaat banyak buat kesehatan antara lain:

  • Membantu menjaga kestabilan gula di dalam darah, metabolisme lemak dan pembentukan jaringan ikat dan tulang.
  • Bermanfaat pembuatan kolagen, pengangkutan lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemicu imunitas, penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.
  • Membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah, dan berfungsinya sistem saraf.
  • Mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, serta membersihkan karbondioksida di dalam darah.
  • Memicu kerja otot dan simpul saraf, memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan tubuh, sehingga konsumsi anggur membuat tubuh menjadi segar.
  • Mengatasi kelelahan dan hipoglikemia
  • Dipercaya sebagai afrodisiak (makanan pembangkit gairah seksual).
  • Membantu penyembuhan berbagai jenis kanker, mencegah serangan jantung dengan cara memperlancar aliran darah dan menyingkirkan plak lemak pada dinding pembuluh darah, serta sebagai obat antivirus.
  • Mencegah dan membantu penyembuhan beberapa penyakit infeksi virus, seperti influenza, polio, dan herpes simpleks tipe I. Meningkatkan aliran darah ke otak hingga 30 persen, mereduksi risiko penyakit stroke.
  • Mengatasi sulit tidur, karena pada anggur terdapat melatonin, suatu hormon yang dikenal bisa membantu mengatur jam biologis manusia, juga sangat efektif untuk mengatasi hipertensi.
  • Antimikroba yang baik.

Similar Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>