Cara Mengatasi Nafas Pendek

Nafas yang pendek dan tidak teratur dapat mengindikasikan adanya gangguan kesehatan tertentu. Misalnya saja angina, hipertensi, nyeri di bagian dada, stroke, hingga asma.

Untuk memperbaiki kualitas nafas yang kurang baik, para ahli menganjurkan Anda untuk melakukan latihan pernafasan mendalam (deep breathing). Selain itu, Alexander Stolmatski, penulis buku Freedom from Asthma, menganjurkan Anda untuk juga melakukan beberapa hal ini untuk mengurangi keluhan pada kelancaran pernafasan Anda:

1. Berolahraga
Tubuh yang bugar akan dapat membantu Anda mendapatkan asupan oksigen yang lebih baik untuk tubuh. Sempatkan diri untuk berolahraga tiga kali seminggu, dengan durasi setidaknya 30 menit.

2. Hindari situasi yang dapat memicu timbulnya stres secara berlebihan.

3. Makanlah secukupnya
Menyantap makanan dengan porsi berlebihan juga membuat Anda tidak dapat bernafas dengan lancar.

4. Perhatikan kualitas tidur
Tidurlah dengan cukup -tidak kurang dari 6 jam dan tidak lebih dari 8 jam. Bila Anda sering kurang dapat bernafas dengan lancar saat tidur, coba berbaring menyamping. Hindari posisi tidur telentang.

5. Biasakan mengambil dan mengembuskan nafas dari hidung, bukannya dari mulut.

6. Hindari lingkungan yang panas dan pengap.

7. Berhentilah merokok, jika Anda adalah perokok, dan kurangi konsumsi minuman beralkohol.

8. Lakukan tes pernafasan secara berkala dan cobalah secara bertahap untuk meningkatkan kemampuan menahan napas Anda.

Source : kompas

Istirahat di Jam Kerja Sehatkan Jantung

SERING beristirahat dan berjalan diwaktu jam kerja efektif dalam menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Anda akan terhindar dari penyakit kardiovaskular, seperti jantung, darah tinggi, dan kolesterol.

Jika Anda selalu sibuk setiap hari, duduk berjam-jam di kantor, dan khawatir tentang efeknya pada berat badan dan kesehatan, segeralah beristirahat. Itulah saran dari studi terbaru di Australia yang menemukan fakta bahwa seseorang yang duduk terlalu lama tanpa istirahat berisiko tinggi untuk menderita penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang sering berdiri dan berjalan-jalan.

Menurut peneliti, risiko penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh sikap duduk untuk jangka waktu yang lama (di kantor misalnya) akan memanifestasikan diri menjadi bentuk pinggang yang lebih besar, tekanan darah tinggi, kadar trigliserida yang tinggi, meningkatkan peradangan tubuh, dan menurunkan kadar kolesterol “baik”.

Apalagi, dampak negatif serangan penyakit pada seseorang tanpa aktivitas dalam  waktu lama tampaknya tetap berlaku, bahkan bagi mereka yang secara rutin pergi ke gym.

“Temuan ini sebenarnya tidak mengejutkan,” kata Dr Murray A Mittleman, direktur unit penelitian epidemiologi kardiovaskular di Beth Israel Deaconess Medical Center dan seorang profesor di departemen epidemiologi di Harvard School of Public Health di Boston, Amerika Serikat.

“Bahkan, laporan Surgeon General merekomendasikan bahwa seseorang harus mengakumulasi aktivitas yang bertahap sepanjang hari,” kata Mittleman yang tidak termasuk anggota tim peneliti.

“Dan (hasil studi) ini benar-benar konsisten dengan itu,” lanjutnya seperti dikutip laman healthday.com.

Tim penelitian ini sendiri dipimpin oleh Genevieve N healy dari Cancer Prevention Research Centre, School of Population Health di University of Queensland, Herston, Australia.

Laporan temuan mereka dipublikasikan secara online pada edisi 12 Januari di European Heart Journal. “Bahkan, jika Anda berolahraga selama 30 sampai 60 menit setiap hari, apa aktivitas yang Anda lakukan untuk sisa hari itu juga mungkin penting bagi kesehatan kardiovaskular Anda,” kata Healy.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan kecil pada aktivitas seseorang (sebentar berdiri secara rutin) mungkin membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular,” tuturnya.

“Perubahan ini dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam jadwal kehidupan seseorang sehari-hari (termasuk di lingkungan kerja). Berdiri, bergerak lebih banyak, lebih sering, dapat digunakan sebagai slogan untuk membantu menempatkan pesan ini di seluruh segi kehidupan,” imbuh Healy.

Para penulis mengemukakan bahwa di negara berkembang, rata-rata orang menghabiskan lebih dari setengah hari mereka dengan duduk.

Pada saat yang sama, mereka menunjukkan bahwa penyakit jantung adalah penyebab tertinggi kematian dini di Amerika Serikat dan Eropa. Untuk mengeksplorasi hubungan potensial antara dua hal tersebut, Healy dan rekan-rekannya menggunakan data yang diambil dari US National Health and Nutrition Examination Survey.

Data melibatkan sekitar 4.800 pria dan wanita Amerika berusia 20 tahun ke atas yang berpartisipasi dalam survei antara 2003 dan 2006. Semua responden telah dilengkapi dengan alat accelerometer di pinggang mereka, untuk memantau rutinitas berjalan, berlari, dan duduk selama satu minggu. Penulis akan mengukur sejumlah faktor risiko penyakit jantung yang terkait, termasuk lingkar pinggang, tekanan darah, dan kadar kolesterol.

Pada kasus yang ekstrem, peserta yang paling lama duduk ditemukan selama lebih dari 21 jam perhari. Namun, ada juga yang hanya duduk di bawah dua jam perhari.

Sementara itu, kegiatan istirahat paling sedikit yang diambil selama seminggu penuh sebesar kurang dari 100, sedangkan yang paling lama istirahat selama seminggu terdaftar di hampir 1.300.

Tim menemukan bukti pada peserta berkulit putih bahwa semakin lama mereka menghabiskan waktu duduk sepanjang hari, maka lingkar pinggang mereka juga akan lebih besar. Perbedaan ras tampaknya memainkan peran, karena peserta keturunan Meksiko-Amerika sepertinya tidak terpengaruh oleh hasil ini. Sementara yang berkulit hitam benar-benar menunjukkan dinamika yang berlawanan.

Kadar lemak darah (trigliserida) secara signifikan ditemukan juga lebih tinggi di antara seseorang yang duduk terlalu lama, sebagai tanda-tanda resistensi insulin, yang sering disebut sebagai pemicu diabetes.

Secara keseluruhan, mereka yang mengambil istirahat dari duduk paling banyak (bahkan jika mereka menghabiskan banyak waktu untuk duduk) ditemukan memiliki lingkar pinggang terkecil.

Mereka yang masuk daftar paling banyak beristirahat memiliki pinggang 1,6 inci lebih kecil dibanding partisipan yang istirahatnya jarang. Mengambil istirahat lebih banyak juga terkait dengan kadar yang lebih rendah dari protein C yang reaktif, sebuah tanda bagi peradangannya bermasalah. Intinya, menurut para peneliti, orang-orang harus didorong untuk mengambil istirahat saat melakukan sebuah kegiatan.

Misalnya, mereka menyarankan agar sementara waktu pekerja bisa berdiri untuk beristirahat setelah menerima telepon atau saat rapat. Memilih untuk jalan bertemu rekan kantor daripada mengiriminya email atau menelepon serta menggunakan tangga untuk mengakses wilayah kerja atau menuju ke kamar mandi.

“Saya pikir rekomendasi para peneliti agar karyawan sering istirahat dari kegiatan kator semuanya masuk akal,” kata Mittleman.

Sumber : okezone

Puasa, Kok Malah Gemuk?

Bulan puasa kerap kali disamakan dengan bulan berdiet karena sama dengan membatasi asupan makanan. Namun, keadaannya tidak seperti itu. Angka pada penimbang bobot tubuh justru menunjukkan adanya kenaikan berat tubuh? Wah, gawat!

Bukannya langsing, berpuasa malah membuat bobot tubuh Anda merangkak naik? Jika ya, maka bisa jadi ada yang salah dengan pola makan atau pola kegiatan Anda selama berpuasa. Kalau Anda terbiasa makan secara tidak teratur, maka selama bulan puasa, acara sahur dan berbuka menjadi rutinitas harian yang tak terlewatkan. Ini saja sudah menambah porsi makan Anda dibandingkan sebelumnya.

Belum lagi, menu berbuka yang terdiri dari makanan dan minuman manis bersantan, seperti kolak dan es cendol. Tentu saja kalori yang masuk makin banyak. Sepanjang bulan puasa, banyak orang juga biasanya malas beraktivitas dengan alasan takut haus. Padahal, hal ini membuat kalori yang masuk tidak terpakai dan menumpuk dalam bentuk lemak di dalam tubuh.

Bagaimana supaya tidak gemuk? Biasakan makan teratur sejak sekarang. Pilih menu rendah lemak, dan tetaplah aktif meski sedang berpuasa.

Sumber : female.kompas.com

“Video Game” Bisa Bantu Program Diet

Permainan video (video game) yang kerap dituding sebagai penyebab obesitas anak-anak ternyata dapat digunakan untuk meningkatkan minat untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayuran.

Permainan yang dimaksud bukan yang menampilkan kekerasan dan berdarah-darah seperti Black Ops, melainkan permainan yang lebih “serius”. Permainan Escape from Diab dan Nanoswarm dikembangkan secara khusus untuk mengubah perilaku makan dan aktivitas. Tujuannya adalah mengurangi risiko obesitas dan diabetes.

Penggunaan kedua permainan tersebut merupakan bagian dari studi yang dilakukan di Amerika yang menunjukkan bahwa satu di antara lima anak berusia 6 sampai 19 tahun yang mengalami obesitas mengalami peningkatan konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran hingga satu porsi per hari.

Hal tersebut adalah langkah maju dalam memerangi kegemukan pada anak-anak. “Sebab peningkatan konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran berkaitan dengan penurunan risiko obesitas,” demikian diuraikan dalam studi yang dipublikasikan di American Journal of Preventive Medicine tersebut.

Profesor Tom Baranowski dari Baylor College of Medicine, pemimpin studi tersebut, mengutarakan bahwa Escape from Diab dan Nanoswarm sengaja dirancang sebagai permainan petualangan epik jika dibandingkan dengan permainan. “Kedua permainan ini menggabungkan beragam prosedur untuk mengubah perilaku yang dikemas dalam cerita yang mengasyikkan,” kata Tom.

Studi itu juga menemukan bahwa memainkan kedua game tersebut beberapa kali menghasilkan efek berupa peningkatan konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Namun sayangnya, anak-anak itu tetap kurang olahraga. Selain itu, meskipun asupan makanan sehat mereka meningkat, mereka tetap belum memenuhi batas minimum konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran harian yang direkomendasikan dokter. (National Geographic Indonesia/Agung Dwi Cahyadi)

Sumber : tekno.kompas.com

Tips Puasa Bagi Penyandang Diabetes

Sebagai umat muslim, tentunya kita ingin menjalankan ibadah puasa, tak terkecuali para penderita diabetes. Namun, sering kita bertanya, “bolehkah seorang penyandang diabetes berpuasa?”

Penyandang diabetes mellitus (DM) yang dapat mengontrol kadar glukosa darahnya hanya dengan makanan dan olahraga serta penyandang DM yang memerlukan obat-obatan untuk mengontrol kadar gula darahnya boleh berpuasa, asalkan dapat mengatur perencanaan makanan, aktivitas fisik dan jadwal minum obatnya.

Penyandang DM yang membutuhkan suntikan insulin dua kali atau lebih sehari untuk mengontrol kadar gula darahnya dan memiliki komplikasi berat jika ingin berpuasa haruslah konsultasi dengan dokter dahulu.

Tips-tips berpuasa bagi penyandang diabetes mellitus (DM)

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk melakukan puasa yang aman bagi penyandang DM:
1. Konsultasi ke dokter gizi untuk menghitubg jumlah kalori, pola makan dan jenis-jenis makanan yang bisa dikonsumsi. Sebenarnya, makanan yang dikonsumsi penyandang DM selama berpuasa sama dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari, namun perlu diperhatikan pembagian porsi makanan agar jumlah kalori yang dibutuhkan terpenuhi. Pada saat sahur, sebaiknya penyandang DM mengkonsumsi makanan dalam jumlah normal. Saat berbuka, porsi makan bisa disamakan dengan porsi makan siang atau sedikit lebih banyak. Jangan tergoda untuk makan makanan yang tinggi kadar lemaknya atau makan dalam jumlah yang terlalu banyak saat berbuka puasa. Ingatlah untuk tidak langsung makan dalam jumlah banyak agar saluran pencernaan dapat mencerna dengan baik dan dapat memulainya dengan susu khusus untuk diabetes mellitus.

2. Selalu kontrol kadar gula darah. Kadar normal gula darah adalah 60-110 mg/dl selama puasa dan 160-200 mg/dl 2 jam setelah makan. Jika kadar gula darah di luar batas itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter dahulu untuk berpuasa.

3. Kurangi dosis obat dan atur jadwal minum obat sesuai ketentuan dokter. Konsultasikan dengan dokter mengenai dosis obat dan jadwal minum obat selama berpuasa. Biasanya obat dengan dosis yang lebih tinggi diminum setelah berbuka puasa, sebaliknya obat yang berdosis lebih rendah diminum saat sahur. Hal ini diperlukan untuk mempertahankan kadar gula darah selama berpuasa.

4. Bagi penyandang DM yang gemar berolahraga, sebaiknya pilih gerakan yang ringan. Olahraga dapat menurunkan kadar gula darah, padahal saat berpuasa tidak ada asupan gula yang masuk. Untuk mencegah terjadinya hipoglikemi (keadaan dimana kadar gula darah lebih rendah dari kadar gula normal), pilihlah gerakan yang ringan saja dan lakukan olahraga tersebut usai salat tarawih. Jangan berolahraga menjelang berbuka karena biasanya kadar gula darah sudah sangat rendah pada saat itu.

Sumber : healthtoday

Awas Serangan Varises!

Tahukah Anda bahwa aktivitas yang mengharuskan Anda berdiri terlalu lama dengan sepatu berhak tinggi dapat memicu timbulnya varises, yang tentunya akan menganggu kesempurnaan penampilan seorang wanita?. “Orang yang bekerja selama 5 jam atau lebih dalam posisi duduk atau berdiri di satu tempat, lebih mungkin menderita varises” (Framingham Study).

Kata varises cukup sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin Anda pernah mendapat nasihat dari seorang yang berbunyi ” jangan berdiri terlalu lama, nanti kena varises lho!”nasihat itu memang ada benarnya, karena varises dapat dipicu oleh aktivitas yang dilakukan sambil berdiri dalamusia mempun waktu yang cukup lama.

Terjadinya varises

Varises merupakan gangguan pada pembuluh darah balik berupa pembengkakan atau pelebaran. Manusia mempunyai dua jenis pembuluh darah, pembuluh darah nadi yang membawa darah mengandung oksigen dari jantung ke organ-organ tubuh, pembuluh darah balik yang membawa darah yang mengandung CO2 dari organ-organ tubuh kembali ke jantung. karena jantung letaknya relatif di bagian atas tubuh, maka banyak pembulu darah balik yang mengalirkan darahnya menuju ke arah atas. Berarti melawan gravitasi bumi. Untuk itu, pembuluh darah balik memiliki katup-katup yang tugasnya mengontrol agar aliran darah tetep mengalir ke atas, tidak berbalik ke bawah. Ketika katup pembulih darah balik ini melemah, darah akan mulai berkumpul di bagian belakang katup. Hal ini dapat menyebabkan bagian pembuluh darah balik yang berada di belakang katup membesar atau melebar. Kondisi seperti inilah yang disebut sebagai varises. Melihat proses dia atas , tentu tak heran varises hanya terjadi hanya di bagian tubuh yang letaknya lebih rendah dari jantung. Varises umumnya terjadi di tungkai bawah, seperti paha, betis, kaki. Bisa juga di dinding perut atau vagina.

Mengobati varises

Jika seseorang sudah mengalami varises, maka sulit untuk mengembalikan ke kondisi normal. Pengobatan yang biasa dilakukan hanyalah menyamarkan gejala-gejala yang muncul. Dokter juga mungkin akan menyarankan penggunaan alat-alat bantu tertentu, seperti misalnya celana atau stoking khusus yang dapat memberikan tekanan untuk menunjang kekuatan pembuluh darah balik, sehingga varises tidak menonjol keluar. Cara lain untuk mengurangi gejala varises adalah dengan menyamakan posisi kaki sejajar dengan jantung. Ini akan memudahkan darah mengalir melalui pembuluh darah balik ke jantung dengan tidak membebani katup-katup pembuluh darah balik. Sangat dianjurkan orang yang menderita varises untuk melakukan posisi ini pada saat-saat senggang, selain tentunya pada malam hari ketika tidur. Di samping itu olahraga teratur, jalan-jalan santai, dan meregangkan kaki ketika duduk juga dapat membantu aliran darah ke jantung dan mencegah gejala varises lebih berat. Untuk varises berat yang menyebabkan rasa sakit berlebihan dan pendarahan, operasi merupakan alternatif yang lebih baik. bagi wanita hamil, biasanya varises hilang dengan sendirinya enam bulan setelah melahirkan.

Tips Menghindari varises:

1. Turunkan berat badan

Apabila Anda sangat kegemukan penurunan berat badan secara bertahap dan sehat dapat mengghindari Anda dari varises. Berat badan berlebihan memberi tekanan yang tidak perlu pada kaki anda.

2. Konsumsi makanan berserat

Usahakan diet Anda banyak mengandung serat agar tidak sembelit dan feses Anda lunak. Ini mencegah peregangan yang tidak perlu ketika sedang buang air besar. Serat banyak terdapat dalam buah-buahan, sayuran dan biji-bijian.

3. Minum air putih sebanyak-banyaknya

Sebuah cara lain untuk melunakan feses adalah minum air sekurangnya delapan gelas sehari.

4. Jangan merokok

Atau hentikan bila Anda telah melakukannya. Merokok meningkatkan resiko masalah pada pembuluh darah balik, yang pada gilirannya ikut menyebabkan varises.

5. Hindari beban berat

Latihan angkat berat baik untuk mengendalikan berat badan, tetapi Anda perlu melakukannya dengan benar guna menghindari kerusakan pada vena. Minta panduan kepada pelatih tentang pemakai beban lebih ringan dan perulang yang lebih banyak pasti lebih baik daripada peregangan berlebihan ketika mengangkat beban berat.

6. Berlari di permukaan lunak

Apabila Anda berlari, pilihlah lintasan yang permukaannya lunak, tanah, rumput atau abu. Berlari di permukaan keras, seperti beton, dapat merangsang pembesaran vena.

Anggur Yang kaya Antioksidan dan Antimikroba

Tanaman anggur diduga berasal dari sekitar Laut Hitam dan Laut Kaspi, kemudian menyebar ke Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa, selanjutnya ke Asia termasuk Indonesia. Secara umum buah ini merupakan tanaman yang merambat, ketinggian tempat yang baik adalah tidak lebih dari 300 meter di atas permukaan laut. Buah anggur termasuk dalam famili Vitaceae dan genus Vitis. Bentuk buah ini hampir bulat dengan kulit buahnya berwarna merah kehitaman, hijau, kuning keemasan, atau ungu dan dilapisi tepung, daging buahnya mempunyai rasa asam manis, dan kandungan airnya banyak. Jenis asam yang dominan adalah asam maleat dan asam sitrat. Penyebab rasa manis pada anggur adalah tingginya kadar glukosa dan fruktosa.

Banyak varietas buah anggur, semuanya bermanfaat baik yang berwarna merah (jenis Catawba) maupun hijau (jenis Niagara). Dilihat dari sisi kandungan gizi, anggur kaya akan vitamin dan mineral esensial. Setiap 100 gr anggur mengandung protein 0,7 g, lemak 0,3 g, karbohidrat 17 g lemak, 0,9 g serat dan 65 kalori. Kandungan vitaminnya C dan B6 cukup tingggi serta mineral kalium bermanfaat untuk saluran pencernaan dan saluran kencing karena bersifat diuretic. Jika Anda mengkonsumsi buah anggur, makan dengan kulit dan bijinya bukan tanpa alasan karena di dalam biji buah anggur ternyata mengandung zat antioksidan pycnogenol. Senyawa yang berfungsi sebagai penguat kolagen dan meningkatkan fungsi pembuluh darah. Senyawa ini juga bersifat anti aging sehingga proses penuaan dapat dihambat karena keampuhannya memperlambat mutasi sel.

Di Indonesia, tanaman ini telah dibudidayakan secara luas di Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, Palu, Malang, Pasuruan, Panarukan, Buleleng, dan Kupang. Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), 71 persen dari total produksi anggur dunia digunakan untuk pembuatan wine, 27 persen sebagai buah segar, dan 2 persen sebagai buah kering.

Secara umum buah anggur mempunyai manfaat banyak buat kesehatan antara lain:

  • Membantu menjaga kestabilan gula di dalam darah, metabolisme lemak dan pembentukan jaringan ikat dan tulang.
  • Bermanfaat pembuatan kolagen, pengangkutan lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemicu imunitas, penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.
  • Membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah, dan berfungsinya sistem saraf.
  • Mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, serta membersihkan karbondioksida di dalam darah.
  • Memicu kerja otot dan simpul saraf, memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan tubuh, sehingga konsumsi anggur membuat tubuh menjadi segar.
  • Mengatasi kelelahan dan hipoglikemia
  • Dipercaya sebagai afrodisiak (makanan pembangkit gairah seksual).
  • Membantu penyembuhan berbagai jenis kanker, mencegah serangan jantung dengan cara memperlancar aliran darah dan menyingkirkan plak lemak pada dinding pembuluh darah, serta sebagai obat antivirus.
  • Mencegah dan membantu penyembuhan beberapa penyakit infeksi virus, seperti influenza, polio, dan herpes simpleks tipe I. Meningkatkan aliran darah ke otak hingga 30 persen, mereduksi risiko penyakit stroke.
  • Mengatasi sulit tidur, karena pada anggur terdapat melatonin, suatu hormon yang dikenal bisa membantu mengatur jam biologis manusia, juga sangat efektif untuk mengatasi hipertensi.
  • Antimikroba yang baik.

Infant Jaundice Meningkatkan Risiko Autisme Bayi

Bayi dengan ikterus yang terjadi beberapa hari sampai beberapa minggu setelah lahir meningkatkan risiko terjadinya autisme serta gangguan perkembangan psikologi lainnya secara umum dalam kehidupannya jika dibandingkan dengan dengan bayi-bayi yang tidak mengalami ikterus. Hal ini dilaporkan oleh Doktor Rikke Damkjaer M, dkk. yang dilaporkan dalam bentuk artikel dan dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics bulan Oktober 2010 baru-baru ini. Disebutkan neonatal jaundice, yang juga dikenal dengan neonatal hyperbilirubinemia atua physiologic jaundice pada bayi dari mengacu adanya pewarnaan kuning pada sklera (bagian putih mata) dan kulit akibat adanya bilirubin yang merupakan hasil pemecahan sel-sel darah merah dan masuk ke dalam aliran darah. Hal ini disebabkan oleh ketidakmatangan hati bayi sehingga tidak dapat memetabolisme bilirubin dengan benar. Pada sebagian besar kasus, neonatal jaundice terjadi pada hari kedua sampai kelima setelah kelahirannya, dan secara bertahap akan hilang.

Dari studi terbaru di Denmark, diketemukan meningkatnya persentase kelahiran dengan jaundice dan terjadinya peningkatan kejadian autisme. Dari sebanyak 35.000 kelahiran dengan jaundice, autisme terdiagnosis dari sekitar 577 bayi. 9% dari bayi yang terdiagnsosis autisme mengalami jaundice sejak hari pertama kahidupannya, dibandingkan dengan 3% pada anak-anak tanpa autisme. Dalam hal ini penulis menerangkan bahwa pemaparan dalam jangka waktu yang lebih lama dari peningkatan kadar bilirubin dapat menyebabkan gangguan perkembangan yang menetap selama sisa hidup si anak. Bilirubin yang tidak terkonjugasi merupakan suatu zat yang bersifat toksik terhadap sel-sel saraf  dan dapat menyebabkan terjadinya gejala sisa  selama hidupnya, seperti: mental retardasi, dan serebral palsi.

Peningkatan risiko autisme juga meningkat pada bayi-bayi di Denmark yang dilahirkan antara bulan Oktober – Maret jika dibandingkan dengan bayi-bayi yang lahir pada bulan April – September, hal ini menurut perkiraan dari peneliti berhubungan dengan minimnya pemaparan bayi terhadap sinar matahari pada bulan-bulan Okteober – Maret tersebut. Selain itu autisme juga meningkat pada bayi yang dilahirkan dari ibu yang sudah mempunyai anak jika dibandingkan dengan kelahiran anak pertama, atau dengan kata lain autisme kecil terjadi pada bayi yang dilahirkan oleh primipara, hal ini menurut peneliti kemungkinan disebabkan oleh perbedaan kadar antibodi dan kecepatan mendapatkan pelayanan kesehatan pada kelahiran anak pada ibu-ibu yang sudah mempunyai anak. Namun hal ini memerlukan penelitian lebih lanjut.

Dalam artikel tersebut penulis menyimpukan bahwa, jaundice (warna kuning) yang terjadi pada bayi baru lahir berhubungan dengan peningkatan risiko autisme dan gangguan perkembangan psikologis lainnya secara umum. Paritas (jumlah persalinan)  dan musim pada saat bayi dilahirkan mungkin merupakan hal yang cukup penting dalam terjadinya autisme.

Sumber: www.kalbe.co.id

Dampak Negatif dari Anemia

Lelah, letih, lemah, lesu, lunglai. Inilah gejala anemia. Penyakit kurang darah ini banyak mengincar wanita dan anak-anak. Penyebabnya beragam, dari kurangnya asupan bergizi, diet ketat hingga cacingan. Anemia atau kurang darah adalah suatu kondisi di mana kadar hemoglobin (HB) seseorang di bawah normal. Untuk orang dewasa, batas normalnya 12 gr persen, sedangkan untuk balita dan ibu hamil 11 gr persen. Kalau kita lihat dengan mikroskop pada penderita anemia, sel darah merah tidak merah benar dan ukurannya mengecil, anemia berbeda dengan darah rendah. Kalau darah rendah yang menjadi ukuran adalah tekanan di dalam darah, bukan kadar hemoglobin. Hemoglobin ini berfungsi mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh seperti otot, jantung, usus, otak dan lain-lain. Artinya, kalau kadar HB berkurang, tentu akan mengurangi jumlah pasokan oksigen ke semua organ tubuh, sehingga bisa mengganggu kerja organ tersebut.

Gejala-gejala anemia yang muncul terkenal dengan 5 L yaitu letih, lelah, lemah, lesu dan lunglai. Gejala lain yang bisa dilihat antara lain telapak tangan putih, selaput mata bagian bawah mata yang normalnya merah jambu menjadi pucat, mata berkunang-kunang dan daya tahan menurun jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut hati-hati karena itu adalah awal Anda terkena anemia. Periksakan kadar hemoglobin dalam darah. Anda akan difonis terkena anemia kalau hemoglobin kurang dari yang seharusnya, yaitu Pria dewasa < 13 gr, Wanita dewasa < 12 gr, Wanita hamil <11 gr, anak 1 tahun – masa puber <11 gr, bayi 3 bulan – uasia 1 tahun < 9 gr dan bayi 1-3 bulan , 15 gr.

Jika Anda atau keluarga Anda terkena anemia dapat menimbulkan dampak-dampak yang negatif yang nantinya berpengaruh pada aktivitas Anda sehari-hari seperti :

  • Berkurangnya daya pikir dan konsentrasi
  • Berkurangnya prestasi
  • Berkurangnya semangat belajar dan bekerja
  • Menurunnya produktivitas kerja.
  • Menurunnya kebugaran tubuh
  • Mudah terserang penyakit
  • Dapat mengakibatkan kelahiran bayi prematur (bayi lahir dengan berat badan rendah)

Dengan begitu banyaknya dampak yang ditimbulkan jika kekurangan darah, maka dibutuhkan atisipasi-antispasi agar Anda atau keluarga Anda tidak terkena yang namanya anemia. Berikut beberapa hal yang Anda dapat lakukan, seperti :

  1. Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi yang terdapat pada sayur-sayuran segar seperti bayam, daun singkong dan kangkung. Selain itu zat besi dapat juga Anda temukan pada buah-buahan, kacang-kacangan (kedelai dan kacang merah), serta makanan hewani (daging, telur, limpa dan hati.
  2. Kurangi mengkonsumsi yang namanya teh dan kopi, kedua hal tersebut ternyata dapat menghambat penyerapan zat besi. Pasti Anda susah menghilangkan kebisaan mengkonsumsi teh atau kopi apalagi jika Anda sudah kecanduan.
  3. Biasakan untuk mengkonsumsi vitamin dan zat penambah darah, apalagi sekarang banyak sekali supplement-suplement penambah darah di pasaran.

Keistimewaan dari Minyak Zaitun

Minyak zaitun yang dihasilkan dari pohon zaitun merupakan produk asli hasil tani di benua Asia Kecil dan taburannya bermula dari Iran, Syria dan palestina sehingga keseluruhan Mediterranean semenjak 6,000 tahun yang lalu. Minyak zaitun atau minyak Olive adalah sebuah minyak buah yang didapat dari zaitun (Olea europaea), pohon tradisional dari Mediterranean dapat digunakan untuk memasak, kosmetik, obat-obatan, dan sabun, dan juga sebagai bahan bakar untuk lampu minyak. Minyak zaitun dianggap sebagai minyak yang sehat karena mengandung lemak tak jenuh yang tinggi (utamanya asam oleik dan polifenol).

Kandungan lemak tak jenuh tunggal paling banyak terdapat dalam minyak zaitun, yang merupakan bagian penting dalam menu makanan orang Timur Tengah. Minyak Zaitun adalah jus alami yang menghasilkan rasa, aroma dan vitamin dari buah zaitun. Minyak zaitun adalah salah satu minyak dari sayur-sayuran yang dapat dikonsumsi langsung – diperas langsung dari buahnya. Manfaat minyak zaitun bagi kesehatan adalah karena tingginya kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dan zat anti oksidan. Penelitian menunjukkan bahwa minyak zaitun dapat mencegah timbulnya penyakit jantung dengan mengendalikan kadar LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. (1-3) Tidak ada hasil alam lain dengan kandungan lemak tak jenuh tunggal sebanyak minyak zaitun. Minyak zaitun dapat ditoleransi dengan sangat baik oleh pencernaan. Pada kenyataannya, minyak zaitun mencegah timbulnya penyakit lambung. Minyak zaitun mengaktifkan sekresi dari empedu dan hormone pankreas lebih alami daripada obar peresepan. Sebagai manfaatnya, menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.

Manfaat lain buat kencantikan antara lain:

1. Masker wajah

Usapkan minyak zaitun pada wajah dan hindari area mata. Setelah satu menit, hapus dengan air hangat. Minyak zaitun berfungsi sebagai masker anti penuaan.

2. Perawatan rambut
Minyak zaitun baik dipakai untuk melembabkan rambut kering dan sangat disarankan bagi yang memiliki rambut tebal untuk melembutkan rambut yang kaku.

Caranya, aplikasikan minyak zaitun dengan handuk hangat dan biarkan selama 20 menit, lalu cuci bersih.

3. Melembutkan kulit
Gunakan minyak zaitun di kaki untuk melembutkan dan menghaluskan kulit sebelum tidur. Pakai kaos kaki agar zaitun meresap sempurna. Pemakaian rutin menjadikan kaki halus dan lembut.

4. Perawatan tangan dan kuku
Tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk memperoleh produk perawatan kuku dan tangan. Usapkan minyak zaitun pada tangan dan kuku membuat kuku lebih sehat.

5.Lulur
Campurkan garam, gula dan minyak zaitun dan gunakan sebagai lulur. Hasilnya, disamping akan mengelupas sel-sel kulit mati, kulit lebih lembut dan lembab.