Rawat Smartphone Anda

Selain menghemat penggunaan baterai, smartphone pun perlu dirawat dari luar. Satu diantaranya dengan melindungi dari basahan atau goncangan. Beberapa basahan yang tidak kita sadari sering membuat layar smartphone lebih bernoda. Terutama untuk smartphone bertrack-ball dan layar sentuh.

>> Bersihkan bekas sidik jari, keringat, atau sisa make up dapat menutupi dan menjadi penghalang sensitivitas layar. Untuk membersihkannya, gunakan kain khusus pembersih lensa atau gunakan sejenis microfiber. Tapi bila gadget Anda sudah dilengkapi lapisan anti-gores dan tahan noda, cukup bersihkan dengan kain berpermukaan halus yang kering. Jangan pernah sekalipun membersihkan noda di ponsel layar sentuh Anda dengan cairan pembersih, pelarut, atau pengikis

>> Bersihkan keypad dari debu. Caranya, sama dengan pembersihan keyboard komputer. Bersihkan dengan bulu sikat yang bersih dan kering. Bila Anda tidak memilikinya, manfaatkan kuas melukis ukuran kecil, tusuk gigi, atau kuku tangan Anda untuk membersihkan kotoran di cela keypad dan trackball

>>  Selain keypad dan layar monitor, ear buds adalah satu perangkat yang Anda butuhkan untuk mendengar jelas di telepon. Meski Anda bisa memanfaat layanan loudspeaker tapi untuk kenyamanan, Anda membutuhkan privasi. Cara membersihkannya dengan menggunakan bulu sikat halus. Apabila cover smartphone Anda bisa dibuka, bersihkan juga sisi belakangnya. Pembersihan rutin ini menghindarkan Anda dari penyebaran kuman dan gangguan pendengaran.

Source : sheradiofm
Images : by sheradiofm

Cara Mengatasi Nafas Pendek

Nafas yang pendek dan tidak teratur dapat mengindikasikan adanya gangguan kesehatan tertentu. Misalnya saja angina, hipertensi, nyeri di bagian dada, stroke, hingga asma.

Untuk memperbaiki kualitas nafas yang kurang baik, para ahli menganjurkan Anda untuk melakukan latihan pernafasan mendalam (deep breathing). Selain itu, Alexander Stolmatski, penulis buku Freedom from Asthma, menganjurkan Anda untuk juga melakukan beberapa hal ini untuk mengurangi keluhan pada kelancaran pernafasan Anda:

1. Berolahraga
Tubuh yang bugar akan dapat membantu Anda mendapatkan asupan oksigen yang lebih baik untuk tubuh. Sempatkan diri untuk berolahraga tiga kali seminggu, dengan durasi setidaknya 30 menit.

2. Hindari situasi yang dapat memicu timbulnya stres secara berlebihan.

3. Makanlah secukupnya
Menyantap makanan dengan porsi berlebihan juga membuat Anda tidak dapat bernafas dengan lancar.

4. Perhatikan kualitas tidur
Tidurlah dengan cukup -tidak kurang dari 6 jam dan tidak lebih dari 8 jam. Bila Anda sering kurang dapat bernafas dengan lancar saat tidur, coba berbaring menyamping. Hindari posisi tidur telentang.

5. Biasakan mengambil dan mengembuskan nafas dari hidung, bukannya dari mulut.

6. Hindari lingkungan yang panas dan pengap.

7. Berhentilah merokok, jika Anda adalah perokok, dan kurangi konsumsi minuman beralkohol.

8. Lakukan tes pernafasan secara berkala dan cobalah secara bertahap untuk meningkatkan kemampuan menahan napas Anda.

Source : kompas

Tips Mengendalikan Emosi Saat Puasa

Puasa tak hanya menahan lapar dan haus, namun juga harus bisa mengendalikan emosi. Sayangnya, tak mudah melakukannya.Beberapa tips berikut ini barangkali bisa Anda coba:

1. Kenali emosi Anda

Ketahui apa yang Anda rasakan, apakah senang, sedih, takut, atau marah. Dengan mengenali baik-baik apa yang sebenarnya Anda rasakan, Anda akan lebih mudah memahami cara menuntaskannya.

Rasa cemburu, misalnya, merupakan penjelmaan dari rasa takut, takut tidak mampu terlihat lebih baik dari orang lain, atau merasa dijauhi karena tak bisa menjadi yang terbaik.

2. Jangan Dipendam

Anda mungkin takut tak dapat menahan diri atau membuat orang lain tersinggung jika Anda meluapkan emosi Anda. Namun memendam emosi seorang diri bukanlah hal yang baik bagi kesehatan psikis Anda. Ada kalanya Anda harus mengekspresikan apa yang ada dalam benak Anda, melalui curhat bersama seorang sahabat atau mengungkapkannya melalui hobi.

3. Berkaca dari Pengalaman

Pernahkah Anda terlibat dalam masalah baru saat Anda tak lagi mampu untuk menahan emosi? Menghajar seorang rekan kerja, misalnya? Atau mengalami kecelakaan saat kebut-kebutan di jalanan untuk melampiaskan emosi?

Lain kali jika Anda ingin mengeluarkan emosi dengan cara yang nekat, ingatlah resiko yang harus Anda hadapi di pengalaman sebelumnya. Anda pasti tak ingin mendapat masalah baru dan menambah amarah, kan?

4. Cari Ketenangan

Asingkan diri sejenak dari keramaian, beberapa menit saja hingga Anda dapat meredakan emosi yang menguasai benak Anda. Duduk, berdiri, atau berbaring, carilah posisi yang paling nyaman untuk menenangkan diri.

Kemudian pikirkan baik-baik apa yang melintas di benak Anda. Apakah Anda merasa takut dikeluarkan dari pekerjaan, menyakiti perasaan sahabat, atau merasa gagal dengan rencana yang telah lama dibuat, ketahui dengan jelas dugaan apa yang membuat Anda merasa stress.

5. Segera Cari Solusi Setelah Emosi Reda

Setelah menenangkan diri dan menurunkan kadar emosi di diri Anda, kini saatnya untuk mencari sejumlah opsi sebagai solusi untuk permasalahan Anda. Buat beberapa pilihan agar Anda memiliki opsi cadangan jika salah satunya gagal.

Source : kaskus

Berpuasa, Ikut Jaga Kesehatan Anda

Berpuasa tak hanya menambah kadar keimanan. Tapi juga memberi efek sehat yang luarbiasa. Inilah lima diantaranya.

  1. Saat puasa, tubuh membongkar cadangan glikogen yang tersimpan di hati dan bawah kulit untuk menambah tenaga. Menurut Prof Mohammad Yogiantoro SpPD, Konsultan Ginjal Hipertens, kondisi inilah yang dapat membantu anda mengurangi jaringan lemak pemicu kolesterol.
  2. Saat puasa, tubuh mengalami peningkatan Foxa2. Menurut Buku Regulation of adaptive behaviour during fasting by hypothalamic Foxa2 yang diterbitkan Nature, Foxa2 merupakan pemecah lemak, pemecah gula, dan pemberi stimulus pada otak agar tetap semangat beraktivitas
  3. Saat puasa, kadar adenosine monophosphate-activated protein kinase (AMPK) yang berfungsi ’’mengolah’’ asam lemak. Menurut American Academy of Neurology seperti dikutip dari Science Daily, AMPK berguna menjaga tubuh anda tetap ideal
  4. Saat puasa, energi didapat dari protein yang tersimpan di otot. Protein ini akan mengalami proses glukoneogenesis sebagai penyedia glukosa. Mengutip Regulation of Gluconeogenesis yang ditulis  Krüppel-like Factor 15, gula yang dihasilkan dari proses ini yang digunakan sebagai makanan otak
  5. Saat puasa, menurut American Academy of Neurology risiko penyakit saraf berbahaya bernama Huntington ikut menurun.

Source : sheradiofm.com

Puasa di Rusia, Ampun Deh Lamanya…

Sebentar lagi akan datang bulan suci Ramadan. Semua umat Islam akan menjalankan ibadah puasa. Tidak terkecuali di Negeri Beruang Putih, Rusia. Puasa yang jatuh di musim panas ini bisa berlangsung lebih 19 jam. Mau mencoba?

Apabila tanggal 1 Agustus 2011 nanti benar-benar jatuh sebagai hari pertama puasa tahun 1432 H, maka bumi utara lagi kebagian matahari. Lagi musim panas. Adapun di bagian selatan bumi sedang mengalami musim dingin. Ini artinya, hampir sepanjang hari matahari akan banyak nongol di seputaran Rusia dan hanya terlelap tidur dalam waktu yang amat singkat. Akibatnya, puasa menjadi panjang seperti ular naga dan memungkinkan pelakunya meraup banyak pahala.

Berdasarkan kalender puasa yang baru saja beredar di Moskwa, pada 1 Agustus mendatang, ibukota Rusia sebagai salah satu kota di ujung utara bumi, akan memulai puasa puasa (imsak) dengan pada jam 03.15 dini hari dan buka puasa pada pukul 21.37 malam hari. Hitung punya hitung, para muslimin di Rusia pada hari penuh berkah itu akan menahan lapar dan dahaga pada kisaran 18,5 jam. Atau 6 jam lebih panjang dibandingkan di Indonesia. Hmmm lumayan kan, karena satu hari hanya terdiri dari 24 jam.

Kalau aktivitas ibadah Ramadan di Rusia dibagi-bagi lagi, akan ketahuan adanya tantangan yang sungguh berat. Bayangkan saja, waktu buka puasa jatuh pada pukul 21.30, lalu sholat maghrib dilanjutkan makan malam, maka semua itu baru akan kelar pada pukul 22.30. Istirahat sejenak, kemudian Isya datang pada pukul 23.28 nyaris tengah malam. Nah, bila dirangkaikan dengan sholat tarawih di masjid dengan segala tadarus dan doanya, maka seorang muslim dari Moskwa baru akan sampai rumahnya pada 01.30 dini hari. Lalu tidur sebentar (dua jam) sudah harus bangun lagi untuk sahur.

Bukan hanya itu, pada musim panas maka suhu udara juga naik menjadi sekitar 33 derajat Celcius di siang hari. Tentu saja hal ini menjadikan tenggorokan sangat kering karena udara disana tidak lembab. Pada musim panas tahun 2010, Moskwa mendapatkan udara panas hingga 40 derajat plus kebakaran hutan yang amat akut. Sudah gitu, tidak semua kantor dan perumahan memiliki fasilitas AC. Huh, benar-benar cape deh.

Ya, diatas hal tersebut, semua akan lebih berat buat para ibu yang harus menyiapkan dan menghidangkan makanan sahur dan buka. Istirahat mereka pastilah akan sangat pendek sekali. Mungkin tidur malam hanya satu setengah jam saja. Bandingkan dengan muslim di Indonesia yang rata-rata bisa mulai istirahat pada pukul 21.00 dan baru bangun sahur pada 03.30, alias bisa beristirahat selama 6,5 jam.

Memang, matahari tidak selamanya bercokol di bagian utara. Sesuai dengan kodratnya, pada bulan Agustus sudah mulai bergeser ke selatan sedikit demi sedikit. Artinya, waktu puasa juga semakin pendek dan waktu istirahat semakin panjang. Namun tetap saja masih jauh lebih lama dibanding di tanah air.

Pada tanggal 10 Agustus 2011 misalnya, imsak sudah berubah menjadi 03.30 atau mengalami pergeseran 15 menit dan buka puasa pada 21.18. Sepuluh hari kemudian, imsak jatuh pukul 03.40 dan buka puasa pada 20.55. Sedangkan puasa pada puasa terakhir, imsak sudah mundur ke angka 04.10 dan buka puasa pada pukul 20.28.

Jujur saja, sebenarnya puasa 18,5 jam di Rusia saat ini bukanlah puasa terpanjang. Puasa paling lama di bumi utara akan datang di Rusia sekitar 5 tahun lagi pada saat Ramadan bertepatan dengan minggu terakhir Juni hingga awal Juli. Itulah puncak musim panas di sana. Ketika mata masih terkantuk-kantuk bangun tidur, matahari sudah nongol dan ketika mata mulai terpejam di atas kasur, sang mentari masih mencorong.

Pada minggu ketiga Juni misalnya, imsak biasanya jatuh pada jam 02.40 dan buka puasa pada jam 22.20 serta isya pukul 00.11. Bila saja puasa dijalankan pada masa ini maka seseorang harus mampu menahan lapar dan dahaga hampir 20 jam lamanya. Bahkan di beberapa tempat karena kekhususan lokasinya, malah nyaris tidak punya malam hari. Di St. Petersburg misalnya, disana pada minggu ketiga bulan Juni sering terjadi apa yang disebut white night, malam tanpa gelap. Kalau kebetulan menemui kejadian ini, maka bisa jadi matahari hanya sempat tidur dalam hitungan satu jam saja.

Jangan lupa, Rusia bukanlah negara paling ujung dunia. Di sebelah utaranya masih ada Denmark, Findlandia, Norwegia dan lainnya. Di negeri-negeri tersebut pada musim panas mahatari bercokol lebih lama alias puasa menjadi makin panjang. Bisa jadi, pada puncak musim panas, puasa mencapai 20-22 jam dalam sehari.

Inilah sebuah masalah praktek keagamaan yang sering menjadi perdebatan banyak orang. Apakah puasa hanya mendasarkan pada hitungan matahari, ataukah juga mengikuti ukuran-ukuran kesehatan manusia. Apabila puasa itu dimaksudkan agar terjadi proses kesehatan dalam tubuh manusia, apakah dengan berpuasa lebih dari tiga perempat hari masih masuk dalam katagori menyehatkan? Padahal dalam sebuah firmanNya, Tuhan mengatakan tidak akan memberi beban manusia diluar kemampuannya.

Persoalan diatas rupanya tidak sempat secara khusus dibahas oleh para ahli fiqih klasik. Mereka belum secara rinci melihat berbagai kemungkinan puasa di titik-titik ekstrim dunia. Agama Islam yang diturunkan di negeri Arab dan banyak berkembang di wilayah tropis memang tidak mendatangkan masalah besar terkait dengan perubahan waktu puasa.

Justru para kyai di zaman modern saat ini mulai memberikan fatwa tentang soal puasa di titik ekstrem. Menurut sebagian ulama yang memahami bahwa ayat puasa senantiasa dikaitkan dengan matahari, maka puasa dimanapun harus berdasarkan terbit dan tenggelamnya sang surya. Berapa lamanya puasa ditentukan oleh mencorongnya matahari. “Wajib berpuasa dalam masa tersebut, kecuali tidak mampu,” ujar mereka.

Apabila ajaran ini dilaksanakan, maka setiap muslim mau tidak mau harus berpuasa sangat lama, pada kisaran 20 jam. Atau hanya mengalami istirahat puasa dalam jangka yang sangat pendek, yakni rata-rata 3 jam saja perhari. Dibanding muslim di tempat lain, maka keadilan puasa panjang tersebut adalah manakala puasa datang pada musim dingin, 20 tahun kemudian. Saat itu akan ada kompensasi berupa puasa menjadi sangat pendek, yakni pada kisaran 9 jam saja.

Ada juga ulama yang berpendapat, sekiranya tidak mampu menjalani puasa panjang seperti di Rusia saat ini, maka mereka bisa mengacu pada waktu puasa di Mekkah. Waktu mulai dan buka puasanya disamakan dengan di kota Mekkah. Di sisi lain, ada juga ulama yang berpendapat bahwa mereka bisa mengikuti waktu negara dimana paling lama ditinggali. orang yang lama tinggal di Jakarta akan berpedoman dengan waktu puasa di Jakarta.

Bagi kebanyakan muslim Rusia, puasa panjang sudah merupakan sebuah fenomena alam yang jamak. Tidak ada yang aneh lagi. Menurut beberapa ulama setempat, hal ini merupakan tantangan iman bagi mereka. Kalau iman kuat, maka puasa panjang tidak akan pernah menjadi masalah sebab masih jauh lebih enteng dibanding perjuangan Nabi Muhammad SAW ketika menyebarkan Islam pertama kali.

Meskipun begitu, para muallaf di Rusia banyak juga yang tidak menjalankan puasa. Seorang pekerja bangunan di apartemen saya misalnya, menyatakan tidak menjalankan puasa pada waktu musim panas. “Dengan pekerjaan saya seperti ini, maka jujur saja saya tidak mampu menjalaninya. Semoga Tuhan memaklumi,” ujarnya.

Sementara itu Abudullah, seorang muslim asal Indonesia yang sudah lama menjadi staf KBRI Moskwa lain lagi ceritanya. Baginya yang penting adalah usaha maksimal dalam menjalankan ibadah puasa. Diatas itu maka hanya Tuhan yang bisa memahami dan mamaklumi. “Saya akan penuhi semua ketentuan waktu sesuai dengan kalender matahari sampai saya benar-benar tidak mampu menjalaninya,” tegasnya penuh keyakinan.

Nah, kalau Anda sedang melancong ke Rusia pada bulan Ramadan di musim panas seperti saat ini, kira-kira memilih aliran puasa yang mana? (M. Aji Surya adalah diplomat Indonesia pada KBRI Moskwa, ajimoscovic@gmail.com)

source  : travel.kompas.com

Kiat Melatih Puasa Pada Anak

Beberapa hari lagi, umat muslim akan memasuki bulan Ramadhan. Berbagai persiapan biasanya sudah dilakukan untuk menghadapi bulan yang sangat suci ini. Bagi anda para orangtua, salah satu yang perlu di cermati adalah bagaimana mempersiapkan anak-anak yang masih kecil dan baru akan belajar puasa. Mengantarkan anak untuk berpuasa dan memahami maknanya, sungguh bukan pekerjaan yang mudah. Keberhasilan mengkondisikan anak, memerlukan persiapan sejak jauh hari. Berikut ini beberapa kiat yang bisa dilakukan orang tua, untuk merancang pola pendidikan terbaik bagi putra-putrinya selama bulan Ramadhan.Mengantarkan anak untuk berpuasa dan memahami maknanya, sungguh bukan pekerjaan yang mudah. Keberhasilan mengkondisikan anak, memerlukan persiapan sejak jauh hari.

Berikut ini beberapa kiat yang bisa dilakukan orang tua, untuk merancang pola pendidikan terbaik bagi putra-putrinya selama bulan Ramadhan.

1. Perkenalan ?

Adalah tugas orangtua untuk menjelaskan kepada anak-anak apa arti, makna, dan manfaat berpuasa. Jika tidak dijelaskan sejak dini, bulan Ramadan akan jatuh seperti “perayaan tahunan”. Orangtua harus bisa melatih anak untuk berpuasa. Tapi melatih anak berpuasa tidak bisa dilakukan dengan cara paksa. Ada baiknya perkenalan dilakukan dengan cara seperti mendongeng cerita – cerita yang biasa anda lakukan, tetapi kali ini ceritanya berhubungan dengan puasa dan bulan ramadhan.

2. Buat suasana baru dirumah

Suasana rumah yang berubah juga akan mempengaruhi semangat anak. Misalnya dengan mengubah penataan rumah, mempersiapkan ruang khusus untuk sholat berjamaah dan tadarus Al-Qur’an. Ajak anak-anak menghiasi ruang tersebut dengan tulisan kaligrafi dan gambar islami. Kamar tidur anak juga dapat dihias dengan tulisan hadist, motto ataupun semboyan yang akan membangkitkan semangat mereka jika nanti menahan lapar dan haus ketika puasa. Tempelkan juga target dan jadwal kegiatan yang telah disusun bersama. Ibu sebaiknya mempersiapkan bintang-bintang yang siap ditempel untuk setiap rencana yang berhasil dicapai anak. Kerjakan bersama anak agar ia termotivasi untuk mendapatkan bintang sebanyak mungkin sampai akhir Ramadhan.

3. Buat Perjanjian perihal jam waktu puasa

Setelah anak “berkenalan” dengan puasa dan bulan Ramadhan itu sendiri, ajak dia berbicara, untuk menyepakati jam puasa yang akan dia jalani. Turuti apa yang dia sanggupi, jika ia bilang sampai jam 10 pagi, maka anda tidak boleh memaksa untuk mengulur waktu yang telah disepakati tersebut. Jika ia sudah berhasil melakukannya, coba bicarakan kembali untuk menambah jam puasa ia untuk hari esok, begitu seterusnya. Yang perlu diperhatikan disini adalah, kita harus jeli melihat kemampuan anak dan tidak memaksanya untuk menyelesaikan puasanya jika ia sudah merasa tidak sanggup, dengan begitu anak akan merasa lebih nyaman dan menganggap puasa adalah salah satu ibadah yang menyenangkan.

4. Makanan yang bervariasi

Ibu dapat mulai menyusun menu dengan gizi yang seimbang untuk anak yang puasa. Juga mulai melatih pola makan dari 3 kali sehari menjadi 2 kali saja. Penyusunan menu ini untuk menghindari terjadinya kekurangan zat gizi pada anak. Kecukupan gizi pada anak akan terpenuhi apabila saat berbuka dan makan sahur mereka mengkonsumsi makanan yang beragam dalam jumlah yang cukup. Sediakan makanan yang anak sukai, sehingga mereka akan lebih tertarik untuk memakannya saat waktu sahur dan berbuka puasa.

5. Ajarkan nilai – nilai positif bulan Ramadhan

Anda dan suami bisa saling bekerja sama untuk menciptakan kegiatan – kegiatan yang positif selama bulan Ramadhan, tetapi tidak menguras energi si anak. Seperti bercerita tentang kisah – kisah para rasul dan nabi, dan makna Bulan Ramadhan itu sendiri. Beri pemahaman yang baik, sehingga anak akan merasa nyaman dan tertarik melakukan puasa. Puasa sesungguhnya melatih kedisiplinan dan kejujuran anak, untuk bangun pada saat sahur dan bersikap jujur untuk mengungkapkan jika ia tidak kuat menjalankan puasa pada waktu yang telah kita sepakati, jadi anak tidak akan berbohong. Sesekali juga, ajaklah anak untuk mengikuti tarawih dan jelaskan apa maknanya, agar dia tau hal itu hanya terjadi pada saat Bulan Ramadhan.

6. Beri Hadiah

Anda boleh memberikan hadiah sebagai tanda keberhasilan ia telah melewati puasa, walaupun hanya beberapa jam sampai setengah hari. Hadiah tidak harus mahal dan berupa barang, pujian dari anda juga cukup membuat dia merasa bangga atas dirinya sendiri. Pujian yang anda berikan untuknya, akan sangat memotivasi anak untuk tetap berpuasa dan meningkatkan kemampuannya untuk hari – hari berikutnya.

Puasa pada anak mungkin dapat dilakukan tetapi harus cermat memperhatikan kondisi normal psikobiologisnya. Sedangkan kondisi psikobiologis setiap anak berbeda dan tidak dapat disamakan. Bila kondisi itu tidak diperhatikan maka puasa merupakan beban bagi mental dan fisik anak. Selanjutnya akan berakibat mengganggu tumbuh kembang anak. Tetapi bila puasa dilakukan dengan mempertimbangkan dengan cermat kondisi anak maka dapat merupakan pendidikan terbaik bagi perkembangan moral dan emosi anak.

Buah hatiku, selamat menjalani ibadah puasa

Source : kaskus.us

Keajaiban Kurma untuk Puasa

Puasa bukan hanya kegiatan yang harus dilakukan untuk memenuhi kewajiban keagamaan. Di luar tujuan rohani, puasa juga dapat menjaga kesehatan apabila dilakukan dengan benar, misalnya mengatur pola makan. Dengan menurunkan porsi makanan berat, puasa Sebetulnya baik bagi lambung karena waktu makan lebih teratur, dan jenis makanan lebih terstruktur.

Hal ini disampaikan Achmad Chodjim, seorang penceramah yang biasa memberikan tausiyah pada beberapa event keagamaan. “Padatnya pekerjaan membuat kita tertekan. Ditambah lagi perut yang lapar, membuat puasa semakin terasa berat dan timbul rasa malas. Padahal, kalau semuanya diatur, kita tidak akan merasa depresi saat berpuasa,” ujar Achmad, saat talkshow mengenai keajaiban puasa yang diadakan oleh Bard Valley Medjool Dates di Tirtayu Healing Center, Jakarta, Sabtu (23/7/2011) lalu.

Pertama-tama yang harus dilakukan menurut Achmad adalah tidak menganggap pekerjaan sebagai beban. “Saat berpuasa, beraktivitas seperti biasa. Jangan merasa sedang berpuasa sehingga tidak ada bedanya bekerja sambil puasa atau tidak puasa. Lalu, perlu diingat bahwa yang sedang berpuasa adalah kita, bukan orang lain. Jadi biarkan saja teman-teman kantor yang tidak berpuasa, makan di depan kita. Atau kalau harus meeting di luar kantor dan itu di tempat makan, tidak perlu protes,” jelas Achmad.

Menurutnya, saat berpuasa kita harus kuat dengan godaan. Kalau memang sudah niat, kita tidak perlu meminta orang lain ikut-ikutan puasa untuk menghargai kita. Justru kita yang harus menghargai mereka yang tidak berpuasa, dengan tidak membiarkan mereka kelaparan. Kelak kita akan terbiasa berpuasa dalam keadaan apapun, tanpa merasa depresi.

Achmad menambahkan, puasa sebetulnya hanya mengubah jam makan dari siang menjadi malam. Oleh karena itu, porsi makan ketika berbuka puasa juga tidak boleh berlebihan karena lambung akan mengalami kejutan sehingga bekerja lebih keras.

“Sebaiknya berbuka dengan yang manis, salah satu contohnya adalah kurma. Makan dua sampai tiga butir kurma dan air putih cukup untuk berbuka untuk mengantarkan perut yang kosong agar siap menerima makanan berat,” ungkap penulis sejumlah buku tentang spiritualitas ini.

Menurutnya kurma dapat menetralisasi lambung dan membantu proses detoksifikasi setelah sehari penuh berpuasa. “Setelah makan kurma dan minum air putih, Anda bisa sholat magrib dulu, bahkan bisa menunda makan sampai selesai sholat tarawih,” tambahnya.

Setelah itu, silakan mengonsumsi makanan berat dengan mengurangi karbohidrat. Sebab, meski kandungannya sedikit, namun karbohidrat memiliki ampas yang banyak. Memaksa mengonsumsi makanan yang berat dari segi karbohidrat akan membuat Anda merasa mengantuk setelah sahur dan berbuka, karena perut yang kosong dipaksa mengolah makanan-makanan berat.

Mengurangi porsi makanan berat, terutama karbohidrat, juga dapat membantu lambung bekerja lebih baik saat berpuasa. Selain itu, mengkonsumsi gula alami dari buah-buahan terutama kurma, dapat menambah daya tahan tubuh dan membantu masa penyembuhan setelah sakit.

Achmad mengungkapkan bagaimana orang-orang di daerah Timur Tengah yang gersang dapat menahan lapar dan haus dalam kehidupan sehari-hari karena kebiasaan mereka mengonsumsi kurma. “Di Arab, air minum itu langka. Maka masyarakat banyak mengonsumsi kurma untuk menghilangkan haus sekaligus lapar,” jelasnya.

Untuk menetralisasi lidah setelah berpuasa, orang gemar minum sirup. Namun, Achmad menyarankan untuk mengonsumsi kolak saja. Banyak iklan minuman sirup saat bulan Ramadan menurutnya kurang tepat, karena sirup tidak baik diminum setelah berbuka. Sesekali memang tidak apa-apa, tetapi kalau manisnya berlebihan dan diminum terus-menerus, sirup bisa merusak metabolisme tubuh.

Lagipula, kini kurma juga tak hanya bisa dikonsumsi sebagai buah biasa. Sudah banyak jenis kue yang terbuat dari kurma dan dijual di toko-toko kue atau pusat penjualan kurma. Mengonsumsi kue-kue yang terbuat dari kurma juga bisa dipilih untuk berbuka dengan makanan ringan tetapi sehat.

source : female.kompas.com

Istirahat di Jam Kerja Sehatkan Jantung

SERING beristirahat dan berjalan diwaktu jam kerja efektif dalam menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Anda akan terhindar dari penyakit kardiovaskular, seperti jantung, darah tinggi, dan kolesterol.

Jika Anda selalu sibuk setiap hari, duduk berjam-jam di kantor, dan khawatir tentang efeknya pada berat badan dan kesehatan, segeralah beristirahat. Itulah saran dari studi terbaru di Australia yang menemukan fakta bahwa seseorang yang duduk terlalu lama tanpa istirahat berisiko tinggi untuk menderita penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang sering berdiri dan berjalan-jalan.

Menurut peneliti, risiko penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh sikap duduk untuk jangka waktu yang lama (di kantor misalnya) akan memanifestasikan diri menjadi bentuk pinggang yang lebih besar, tekanan darah tinggi, kadar trigliserida yang tinggi, meningkatkan peradangan tubuh, dan menurunkan kadar kolesterol “baik”.

Apalagi, dampak negatif serangan penyakit pada seseorang tanpa aktivitas dalam  waktu lama tampaknya tetap berlaku, bahkan bagi mereka yang secara rutin pergi ke gym.

“Temuan ini sebenarnya tidak mengejutkan,” kata Dr Murray A Mittleman, direktur unit penelitian epidemiologi kardiovaskular di Beth Israel Deaconess Medical Center dan seorang profesor di departemen epidemiologi di Harvard School of Public Health di Boston, Amerika Serikat.

“Bahkan, laporan Surgeon General merekomendasikan bahwa seseorang harus mengakumulasi aktivitas yang bertahap sepanjang hari,” kata Mittleman yang tidak termasuk anggota tim peneliti.

“Dan (hasil studi) ini benar-benar konsisten dengan itu,” lanjutnya seperti dikutip laman healthday.com.

Tim penelitian ini sendiri dipimpin oleh Genevieve N healy dari Cancer Prevention Research Centre, School of Population Health di University of Queensland, Herston, Australia.

Laporan temuan mereka dipublikasikan secara online pada edisi 12 Januari di European Heart Journal. “Bahkan, jika Anda berolahraga selama 30 sampai 60 menit setiap hari, apa aktivitas yang Anda lakukan untuk sisa hari itu juga mungkin penting bagi kesehatan kardiovaskular Anda,” kata Healy.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan kecil pada aktivitas seseorang (sebentar berdiri secara rutin) mungkin membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular,” tuturnya.

“Perubahan ini dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam jadwal kehidupan seseorang sehari-hari (termasuk di lingkungan kerja). Berdiri, bergerak lebih banyak, lebih sering, dapat digunakan sebagai slogan untuk membantu menempatkan pesan ini di seluruh segi kehidupan,” imbuh Healy.

Para penulis mengemukakan bahwa di negara berkembang, rata-rata orang menghabiskan lebih dari setengah hari mereka dengan duduk.

Pada saat yang sama, mereka menunjukkan bahwa penyakit jantung adalah penyebab tertinggi kematian dini di Amerika Serikat dan Eropa. Untuk mengeksplorasi hubungan potensial antara dua hal tersebut, Healy dan rekan-rekannya menggunakan data yang diambil dari US National Health and Nutrition Examination Survey.

Data melibatkan sekitar 4.800 pria dan wanita Amerika berusia 20 tahun ke atas yang berpartisipasi dalam survei antara 2003 dan 2006. Semua responden telah dilengkapi dengan alat accelerometer di pinggang mereka, untuk memantau rutinitas berjalan, berlari, dan duduk selama satu minggu. Penulis akan mengukur sejumlah faktor risiko penyakit jantung yang terkait, termasuk lingkar pinggang, tekanan darah, dan kadar kolesterol.

Pada kasus yang ekstrem, peserta yang paling lama duduk ditemukan selama lebih dari 21 jam perhari. Namun, ada juga yang hanya duduk di bawah dua jam perhari.

Sementara itu, kegiatan istirahat paling sedikit yang diambil selama seminggu penuh sebesar kurang dari 100, sedangkan yang paling lama istirahat selama seminggu terdaftar di hampir 1.300.

Tim menemukan bukti pada peserta berkulit putih bahwa semakin lama mereka menghabiskan waktu duduk sepanjang hari, maka lingkar pinggang mereka juga akan lebih besar. Perbedaan ras tampaknya memainkan peran, karena peserta keturunan Meksiko-Amerika sepertinya tidak terpengaruh oleh hasil ini. Sementara yang berkulit hitam benar-benar menunjukkan dinamika yang berlawanan.

Kadar lemak darah (trigliserida) secara signifikan ditemukan juga lebih tinggi di antara seseorang yang duduk terlalu lama, sebagai tanda-tanda resistensi insulin, yang sering disebut sebagai pemicu diabetes.

Secara keseluruhan, mereka yang mengambil istirahat dari duduk paling banyak (bahkan jika mereka menghabiskan banyak waktu untuk duduk) ditemukan memiliki lingkar pinggang terkecil.

Mereka yang masuk daftar paling banyak beristirahat memiliki pinggang 1,6 inci lebih kecil dibanding partisipan yang istirahatnya jarang. Mengambil istirahat lebih banyak juga terkait dengan kadar yang lebih rendah dari protein C yang reaktif, sebuah tanda bagi peradangannya bermasalah. Intinya, menurut para peneliti, orang-orang harus didorong untuk mengambil istirahat saat melakukan sebuah kegiatan.

Misalnya, mereka menyarankan agar sementara waktu pekerja bisa berdiri untuk beristirahat setelah menerima telepon atau saat rapat. Memilih untuk jalan bertemu rekan kantor daripada mengiriminya email atau menelepon serta menggunakan tangga untuk mengakses wilayah kerja atau menuju ke kamar mandi.

“Saya pikir rekomendasi para peneliti agar karyawan sering istirahat dari kegiatan kator semuanya masuk akal,” kata Mittleman.

Sumber : okezone

7 Masjid Berkubah Emas di Dunia

MASJID adalah rumah tempat ibadah umat Muslim. Tetapi tahukah anda bahwa di dunia hanya ada 7 masjid yang berkubah emas, salah satunya ada di indonesia.

Nah berikut ini beberapa Masjid yang ada di dunia yang kubahnya terbat atau berlapiskan emas

Masjid Jame’ Asr atau Masjid Bandar Seri Begawan di Brunei

Masjid yang merupakan bagian dari kompleks Istana Bolkiah didirikan pada pertengahan tahun 1980-an untuk memperingati 25 tahun Sultan Hassanal Bolkiah berkuasa. Masjid ini memiliki 29 kubah yang terbuat dari emas murni 24 karat. Bangunan yang terletak di tengah taman yang asri ini mempunyai luas hampir 2 hektar lebih. Keseluruhan kawasan masjid ini dipagari dengan kisi-kisi besi dengan panjang kira-kira 1.082 km. Terdapat lima pintu masuk ke lokasi ini, disamping dua pintu khusus untuk keluarga kerajaan dan tamu negara. Masjid ini memiliki 4 menara yang masing-masing tingginya 189 kaki, dimana ada sekitar 297 anak tangga pada setiap menara tersebut. Melalui menara ini, pengunjung bisa melihat pemandangan sekitar masjid dan juga pemandangan Bandar Seri Begawan dan Kampong Ayer.

Masjid Al-Askari di Samarra, Irak

Masjid Al-Askari merupakan masjid syiah yang di bangun pada tahun 944 M. Masjid ini terletak di kota Samarra, Irak. Namun sayangnya masjid ini hancur pada bulan Februari 2006 akibat tidak langung dari invasi Amerika Serikat ke Irak.

Masjid Qubbah As Sakhrah / Dome of the Rock di Yerusalem, Palestina

Masjid Qubbah As Sakhrah atau di kenal dengan Dome of the Rock dibangun pada sekitar tahun 690M oleh Abdul Malik bin Marwan yang merupakan salah satu raja dalam bani Umayah dan kemudian diikuti dengan pembangunan Masjidil Aqsha yang selesai pada tahun 710M. Masjid ini dahulu-mungkin juga sampai sekarang- di anggap sebagai masjid Al Aqsha. Klarifikasi hal ini dapat di lihat pada blog Harry Sufehmi. Sebagian orang juga menganggap bangunan ini bukanlah masjid melainkan hanya tumpukan batu besar.

Masjid Suneri, Lahore, Pakistan

Masjid Suneri memiliki 3 kubah emas. Satu kubah utama, 2 lainnya di sisi kanan dan kiri. Masjid ini didirikan oleh Nawab Syed Bhikari Khan, anak Wakil Gubernur Lahore pada tahun 1753 M.

Masjid Sultan Singapura

Tahun 1928, begitu mendapat uang dari Kongsi Dagang Inggris sebanyak SGD 3000, Sultan Singapura langsung merenovasi sebuah masjid yang ada di kawasan Little India. Perubahan antara lain juga dengan mengganti kubah lama dengan kubah emas. Masjid ini segera menjadi masjid terbesar di Singapura, dari sekitar 80-an masjid yang ada.

Lain halnya di Singapura. Seberapapun besar masjid dibangun di sini, tak 1 dB-pun bunyi adzan boleh dilantunkan. “Menganggu ketenangan,” kata seseorang. Meski muslim perlu pengingat sholat yang unik seperti adzan, tapi karena pemerintah tidak memahami esensi “adzan” maka adzan dilarang bunyi. Karena minoritas maka muslim di Singapura diam saja. Bergeming. Diam juga pilihan dan mereka membunyikan adzan lewat speaker dalam ruangan masjid saja: tak sampai keluar.

Satu-satunya (mungkin) masjid yang boleh membunyikan adzan adalah masjid Sultan di sekitar Arab Street. Masjid Sultan adalah masjid tertua kedua di Singapura dan dikategorikan national heritage. Oleh sebab itu, ia mendapat perkecualian.

Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin Brunei

Brunei memiliki 2 masjid yang berkubah emas. Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin adalah yang didirikan pertama kali. Mulai digunakan tahun 1958, masjid ini terletak di tengah danau buatan yang bersih. Kubahnya terbuat dari emas 24 karat. Biaya pembangunannya menghabiskan USD 5 juta. Pada zamannya, Masjid Sultan Omar Ali diperhitungkan sebagai salah satu bangunan terindah di dunia.

Masjid Dian Al Mahri di Depok, Indonesia

Masjid dengan kubah emas yang terbaru adalah Masjid Dian Al Mahri yang letaknya di Depok, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Meruyung, Kelurahan Limo, Kecamatan Cinere, Depok. Masjid ini mulai di bangun pada tahun 1999, dan di resmikan pada bulan April tahun 2006. Masjid ini merupakan milik pribadi dari Hajjah (Hj) Dian Djurian Maimun Al-Rasyid,seorang pengusaha dari Serang, Banten dan pemilik Islamic Center Yayasan Dian Al-Mahri.

Masjid ini luas bangunannya mencapai 8.000 meter persegi dan berdiri di atas lahan seluas 70 hektare. Secara umum, arsitektur masjid mengikuti tipologi arsitektur masjid di Timur Tengah dengan ciri kubah, minaret (menara), halaman dalam (plaza), dan penggunaan detail atau hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk, untuk memperkuat ciri keislaman para arsitekturnya. Ciri lainnya adalah gerbang masuk berupa portal dan hiasan geometris serta obelisk sebagai ornamen.

Halaman dalam berukuran 45 x 57 meter dan mampu menampung 8.000 jemaah. Enam menara (minaret) berbentuk segi enam, yang melambangkan rukun iman, menjulang setinggi 40 meter. Keenam menara itu dibalut batu granit abu-abu yang diimpor dari Italia dengan ornamen melingkar. Pada puncaknya terdapat kubah berlapis mozaik emas 24 karat. Sedangkan kubahnya mengacu pada bentuk kubah yang banyak digunakan masjid-masjid di Persia dan India. Lima kubah melambangkan rukun Islam, seluruhnya dibalut mozaik berlapis emas 24 karat yang materialnya diimpor dari Italia.

Pada bagian interiornya, ada pilar-pilar kokoh yang menjulang tinggi guna menciptakan skala ruang yang agung. Ruang masjid didominasi warna monokrom dengan unsur utama warna krem. Materialnya terbuat dari bahan marmer yang diimpor dari Turki dan Italia. Di tengah ruang, tergantung lampu yang terbuat dari kuningan berlapis emas seberat 2,7 ton, yang pengerjaannya digarap ahli dari Italia.

Di sekitar masjid dibuat taman dengan penataan yang apik dan detail. Selain taman, juga dibangun rumah tinggal sang pendiri masjid dan gedung serbaguna yang menjadi tempat istirahat para pengunjung .Sedangkan untuk parkir, disiapkan lahan seluas 7.000 meter persegi yang mampu menampung kendaraan 300 bus atau 1.400 kendaraan kecil.

Untuk mencapai lokasi ini cukup mudah, dapat digunakan angkutan umum dari terminal depok ( nomor 03) yang menuju parung bingung. Dari sini bisa menggunakan ojek menuju jalan Meruyung.

Sumber : travel.okezone